Menu

Mode Gelap
Dokumen Investasi PT Energi SPRH Viral di Media Sosial, Perusahaan Beri Tanggapan Direktur PT Energi SPRH Resmi Laporkan PT Miderpa ke Polda Riau Terkait Investasi Rp6,3 Miliar Terima Mandat, Persatuan Hijau Riau Rokan Hilir (PeHR-Rohil) Siap Mensukseskan Green policing dan mendukung Kapolda Riau Memberantas Narkoba Di Rokan Hilir Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

Berita

Polres Meranti Larang Anak Main Pistol Peluru Plastik, Dinilai Picu Bahaya dan Tawuran

badge-check


					Polres Meranti Larang Anak Main Pistol Peluru Plastik, Dinilai Picu Bahaya dan Tawuran Perbesar

MERANTI – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, untuk tidak memainkan pistol mainan berpeluru plastik karena berpotensi membahayakan dan mengganggu ketertiban umum.

 

Imbauan tersebut disampaikan langsung Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, pada Selasa (24/3/2026). Ia menegaskan bahwa permainan yang kerap dianggap sepele itu kini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

 

“Pistol mainan ini sedang ramai dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Selain berbahaya, juga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Aldi.

 

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, anak-anak sering memainkan pistol tersebut di jalanan. Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga yang melintas.

 

Lebih jauh, Aldi mengingatkan bahwa penggunaan pistol mainan berpeluru plastik bisa memicu konflik antar anak maupun kelompok.

 

“Dampak yang lebih serius, ini bisa memicu perkelahian bahkan tawuran, karena ada pihak yang tidak terima saat ditembak menggunakan pistol mainan tersebut,” jelasnya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Polres Kepulauan Meranti akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi bermain anak-anak. Petugas juga akan memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat serta melakukan penertiban terhadap penggunaan pistol mainan yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan.

 

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau para pedagang untuk sementara tidak menjual pistol mainan berpeluru plastik selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

 

Meski demikian, Aldi menegaskan bahwa barang dagangan yang diamankan nantinya akan dikembalikan kepada para pelaku usaha setelah masa libur usai dan anak-anak kembali masuk sekolah.

 

“Kami tidak melarang secara permanen, namun ini langkah preventif selama masa libur Lebaran agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.

 

Kapolres juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah.

 

“Kami mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka bermain pistol mainan di jalan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.

 

Polres Kepulauan Meranti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan lingkungan yang aman selama momentum libur Lebaran.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar

28 April 2026 - 08:55

PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO

26 April 2026 - 13:23

Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

26 April 2026 - 13:19

Di Duga Tidak Mengantongi Izin Yang Lengkap, Mohd Ilham : Kami Minta APH Tindak Tegas Galangan Kapal Milik Asiong Dan Aseng.

20 April 2026 - 09:30

Berjung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT 

20 April 2026 - 02:56

Trending di Berita