Menu

Mode Gelap
Masifnya Peredaran Barang Ilegal di Meranti, Mahasiswa : Bea Cukai Jangan Seperti Main Mata Respons Keresahan Publik, Polda Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba Berbasis Penindakan dan Pengawasan Viralnya Kunjungan Ronbongan Komisaris PT Pusri ke Solok Melibatkan Nama Patwal Polres Solok Kota,..” Ini Penjelasan Kapolres Solok Kota” Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba Tim Terpadu Polres Solok Kota Sumatra Barat Gencarkan Penindakan Penambang Emas Ilegal di Nagari Sibarambang PW HIMMAH Riau Desak Kapolda Bertindak Tegas : Copot Kapolres Rohil, Jangan Biarkan “Panipahan Kedua” Terjadi

Berita

PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Lancang Kuning Adakan Sosialisasi Eco Enzyme dan Smart Farming di Fakultas Pertanian

badge-check


					PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Lancang Kuning Adakan Sosialisasi Eco Enzyme dan Smart Farming di Fakultas Pertanian. Perbesar

PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Lancang Kuning Adakan Sosialisasi Eco Enzyme dan Smart Farming di Fakultas Pertanian.

METROPOS.CO | PEKANBARU – Tim pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Lancang Kuning mengadakan sosialisasi Eco Enzyme dan sosialisasi Smart Farming di Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning, pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Universitas Lancang Kuning, Dr. Hardi, S.E., M.M. dihadiri oleh dosen pendamping tim pelaksana PPK Ormawa HMJ Akuntansi, Ibu Arini, S.E., M.Ak., Ak., CA., CGAA. Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Amalia, S.P., M.M. Wakil Dekan II, Dr. Sri Utami Lestari, S.P., M.Si. dosen Fakultas Pertanian, Dra. Seprita Lidar, M.Si. dan Alhafiz, S.P., M.Si. dengan kelompok sasaran ibu – ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) dari Kelurahan Sialangmunggu.

Ibu Dr. Sri Utami Lestari, S.P., M.Si. menekankan pentingnya peran mahasiswa, dosen, dan masyarakat terutama KWT dalam mengembangkan pemanfaatan eco enzyme sebagai solusi nyata permasalahan sampah organik, sekaligus mendukung pertanian sehat dan gaya hidup hijau.

Materi yang disampaikan bukan hanya membuka wawasan, tetapi juga memberikan motivasi bahwa langkah kecil dalam pengolahan sampah dapat memberi dampak besar bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Sementara Materi Smart Farming disampaikan oleh Dr. Amalia, S.P., M.Si. khususnya pada budidaya tanaman kangkung hidroponik.

Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian modern sebagai upaya meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan pertanian. Melalui metode Smart Farming, tanaman kangkung tidak hanya dapat dibudidayakan dengan lebih cepat dan sehat, tetapi juga lebih ramah lingkungan, hemat sumber daya, dan menjawab tantangan kebutuhan pangan masa depan.

Kegiatan penyampaian materi oleh Dr. Amalia mengenai smart farming memberikan sudut pandang baru ibu-ibu KWT tentang bagaimana teknologi modern dapat mendukung pertanian berkelanjutan. Smart farming menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta ramah lingkungan, terutama dalam menghadapi tantangan keterbatasan lahan dan perubahan iklim.

Selain itu, ibu-ibu KWT juga mendapatkan paket benih dan teknologi hidroponik kangkung beserta panduan lengkap pembuatannya.

“Tanaman hias bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi bila dikelola dengan baik. Salah satunya adalah bunga kertas atau Bougainvillea, yang memiliki variasi warna indah seperti merah, kuning, putih, dan pink,” ucap Alhafiz S.P.M.Si. menambahkan materi mengenai tanaman hias.

Melalui teknik stek batang, kita dapat memperbanyak bunga kertas dengan mudah, murah, dan cepat. Caranya, pilih batang yang sehat, potong dengan ukuran 15–20 cm, buang sebagian daun, lalu tanam pada media yang gembur dan lembap. Dengan perawatan yang tepat, stek bunga kertas akan cepat tumbuh akar dan menghasilkan tanaman baru yang indah.

Kegiatan sosialisasi pertanian modern yang diselenggarakan tim pelaksana PPK Ormawa ini berhasil memberikan wawasan dan praktik langsung kepada kelompok sasaran mengenai berbagai inovasi di bidang pertanian. Dengan rangkaian materi tersebut, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran dalam menerapkan inovasi pertanian modern dan ramah lingkungan, baik untuk skala rumah tangga maupun skala industri. (Ref)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Masifnya Peredaran Barang Ilegal di Meranti, Mahasiswa : Bea Cukai Jangan Seperti Main Mata

14 April 2026 - 16:26

Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba

14 April 2026 - 08:32

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

10 April 2026 - 06:12

Wali Kota Pekanbaru Lantik 200 PNS dan 104 Pejabat Fungsional

10 April 2026 - 04:38

Wako Pekanbaru Agung Nugroho Lakukan MoU Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Aglomerasi Pekanbaru Raya

7 April 2026 - 04:38

Trending di Kota Pekanbaru | Riau