Menu

Mode Gelap
Dokumen Investasi PT Energi SPRH Viral di Media Sosial, Perusahaan Beri Tanggapan Direktur PT Energi SPRH Resmi Laporkan PT Miderpa ke Polda Riau Terkait Investasi Rp6,3 Miliar Terima Mandat, Persatuan Hijau Riau Rokan Hilir (PeHR-Rohil) Siap Mensukseskan Green policing dan mendukung Kapolda Riau Memberantas Narkoba Di Rokan Hilir Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

Hot News

15 Orang Tewas dalam Longsor di Tambang Emas Solok

badge-check


					Foto saat evakuasi korban tanah longsor tambang emas ilegal Perbesar

Foto saat evakuasi korban tanah longsor tambang emas ilegal

Metropos.co – Solok, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok telah mengonfirmasi bahwa 15 orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di bekas tambang emas di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

“Dari proses evakuasi manual hingga pukul 13.40 WIB, kami telah menemukan 15 korban meninggal dunia,” kata Kepala BPBD Kabupaten Solok, Irwan Effendi, saat dihubungi dari Padang pada hari Jumat (27/9).

Irwan Effendi menjelaskan bahwa dari 15 korban yang ditemukan, empat telah berhasil dievakuasi sementara yang lainnya masih berada di lokasi kejadian. Selain itu, tim evakuasi juga telah menyelamatkan tiga korban yang mengalami luka berat.

Menurut data sementara yang dikumpulkan oleh BPBD Kabupaten Solok, diduga masih ada sekitar 25 orang yang terjebak di sekitar lokasi tambang emas tersebut. Kejadian ini terjadi pada Kamis (26/9) sore, saat longsor melanda lubang bekas galian tambang di Nagari Sungai Abu.

Kondisi medan yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat maupun roda dua menjadi tantangan besar bagi tim BPBD dan relawan dalam mengevakuasi korban. Jarak tempuh berjalan kaki ke lokasi longsor diperkirakan memakan waktu hingga delapan jam dari pusat nagari atau titik yang dapat diakses kendaraan bermotor.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Solok telah mengirimkan tujuh ambulans ke lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi. Selain itu, Forkopimda setempat telah berkoordinasi untuk penanggulangan bencana tanah longsor ini.

Reposter: Zulnafrizen

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dokumen Investasi PT Energi SPRH Viral di Media Sosial, Perusahaan Beri Tanggapan

28 April 2026 - 19:14

Direktur PT Energi SPRH Resmi Laporkan PT Miderpa ke Polda Riau Terkait Investasi Rp6,3 Miliar

28 April 2026 - 15:03

Terima Mandat, Persatuan Hijau Riau Rokan Hilir (PeHR-Rohil) Siap Mensukseskan Green policing dan mendukung Kapolda Riau Memberantas Narkoba Di Rokan Hilir

28 April 2026 - 09:39

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar

28 April 2026 - 08:55

PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO

26 April 2026 - 13:23

Trending di Berita