Metropos.co | Rohil – Dibalik meriahnya pembukaan pawai Ta’aruf MTQ ke-XX Tingkat Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2025 nampaknya kali ini masyarakat tidak hanya disuguhkan dengan berbagai atraksi dan penampilan miniatur yang megah berhiaskan lampu kelap kelip
Akan tetapi Pawai Ta’aruf MTQ ke-XX Tingkat Kabupaten Rokan Hilir ini juga menyuguhkan tontonan Pemborosan APBD Rohil ditengah kesulitan ekonomi masyarakat, sebagai mana yang terlihat pada anggaran pengadaan miniatur yang sangat fantastis oleh masing-maisng Organsiasi Perangkat Daerah (OPD)
Salah satunya Pengadaan miniatur pada OPD Sekda Rohil yang dianggarkan mencapai Rp.83Juta, Nasri Hamdani selaku Ketua Biro Kaderisasi PC. PMII Kabupaten Rokan Hilir mengatakan dirinya sangat kecewa kepada pejabat Rokan Hilir.
“Ditengah situasi ekonomi masyarakat yang sangat sulit saat ini organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Sekda Rohil malah memilih menganggarkan pengadaan miniatur yang sangat mahal ketimbang memilih langkah efisiensi. Agar bisa berfokus kepada gaji para P3K paruh waktu maupun nasib honorer yang diberhentikan tanpa ada upaya perekrutan kembali sebagaiman yang diupayakan oleh pemerintah kabupaten bengkalis”
Ditambah lagi kata Nasri “hal ini menjadi sorotan publik karena Miniatur yang dianggarkan oleh sekda rohil sebesar delapan puluh tiga juta itu terkesan hanyalah akal akalan saja untuk melakukan korupsi, karena terlihat miniatur sekda sohil yang ditampilkan pada pawai ta’aruf MTQ saat ini masih terlihat sama dengan Miniatur pada saat Idul Fitri, artinya anggaran sebanyak delapan puluh tiga juta itu dikerjakan untuk apa ? Apakah hanya sekedar memoles cat saja ?”
Maka sebagai representase masyarakat dan demi transparansi pengelolaan keuangan negara atas nama Ketua Biro Kaderisasi PC PMII Rokan Hilir Nasri Hamdhani meminta Sekda Rokan Hilir Fauzi Efrizal untuk membuka secara rinci penggunaan anggaran pengadaan miniatur sekda rohil tersebut. Pungkasnya (RED/MH)












