Menu

Mode Gelap
Tim Terpadu Polres Solok Kota Sumatra Barat Gencarkan Penindakan Penambang Emas Ilegal di Nagari Sibarambang PW HIMMAH Riau Desak Kapolda Bertindak Tegas : Copot Kapolres Rohil, Jangan Biarkan “Panipahan Kedua” Terjadi PW HIMMAH Riau Perkuat Silaturahmi dan Sinergi dengan Al Washliyah Riau Aksi Memanas Berhasil Diredam, Kapolres Rohil Pastikan Panipahan Aman dan Kondusif Himbauan Kapolres Rohil: Jaga Kamtibmas, Hindari Anarkisme dan Percayakan Proses Hukum Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Berita

Karhutla di Desa Tanjung Peranap Dan Desa Sonde Berhasil Dipadamkan

badge-check


					Karhutla di Desa Tanjung Peranap Dan Desa Sonde Berhasil Dipadamkan Perbesar

METROPOS.CO | MERANTI – Karhutla di Desa Tanjung Peranap , Kecamatan Tebingtinggi Barat dan Rangsang Pesisir Desa Sonde sudah padam.

“Luas lahan yang terbakar selama 19 hari” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (5/8/2025).

Pemadaman berhasil dilakukan di wilayah itu dengan melibatkan hampir lebih kurang 100 personel gabungan unsur BPBD, TNI, Polri, Manggala Akni dan MPA serta Pemerintah Kecamatan Tebingtinggi Barat dan personil PT ITA Pemadaman di lokasi kebakaran juga dilakukan dengan kordinasi terukur.

“Api sudah lama padam, namun dalam satu minggu ini kami melanjutkan tahap pendinginan di lahan-lahan yang terbakar, terlebih lokasi itu merupakan tanah gambut,” katanya.

Khardafi menyebut belum mengetahui penyebab lahan itu terbakar, termasuk siapa pemilik lahannya. Pihaknya mengimbau masyarakat melalui satgas di daerah untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan.

Diketahui, karhutla di Desa Peranap itu , pada awalnya terjadi pada Kamis (17/7)
Sepanjang tahun ini, wilayah Kabupaten Meranti sudah terjadi 2 titik karhutla. Selain di Desa Tanjung Peranap , karhutla juga terjadi di Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir.

Berdasarkan intruksi Bupati dan wakil Bupati bahwa penanganan Karhutla Kabupaten Meranti mestilah di lakukan dengan cepat dan strategi yang terukur dengan mengutamakan keselamatan masyakat dari dampak Asap yang berakibat pada menurunnya kesehatan terganggunya aktifitas ekonomi daerah.

Ini juga melibatkan seluruh komponen baik pemerintah daerah kecamatan ,desa dan masyarakat lain nya,Oleh karena itu BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan koordinasi dan kompinen-komponen yang berhubungan dengan karhutla.

Selanjutnya Khardafi menjelaskan juga bahwa satgas bencana BPBD Kepulauan Meranti tetap melakukan pantauan udara menggunakan Drone dalam waktu beberapa hari ke depan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api yang baru.

Saat ini semua satgas bencana BPBD dan semua peralatan sarana prasarana karhutla kita kembalikan ke sekretariat BPBD untuk dilakukan inventarisasi.

Terakhir Khardafi mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang bekerja keras dalam menuntaskan pemadaman karhutla khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti,ucap Khardafi. (Dwi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

10 April 2026 - 06:12

LAMR Kepulauan Meranti Dukung Pemberantasan TPPO Polda Riau

7 April 2026 - 04:29

Kabid DLH Kepulauan Meranti Bantah Pemberitaan, Tegaskan Hak Untuk Klarifikasi Belum Diberikan Ruang

5 April 2026 - 15:44

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muzamil Dan Dirut Bisnis PT Bumi Meranti Fitridi Mirtha SE Menghadiri Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI: Dorong Transformasi BUMD Jadi Solusi Kekeringan Fiskal Daerah 

3 April 2026 - 16:41

LP2KP Bongkar Dugaan Penyimpangan, 3 Proyek JIAT APBN 2025 di Meranti Diduga Tak Sesuai Spek

3 April 2026 - 16:21

Trending di Berita