Menu

Mode Gelap
PW HIMMAH RIAU Ucapkan Selamat Harlah Ke-66 PMII, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Membangun Negeri Rapor Merah Kapolres Rohil” Memanas, HMI–GPM Desak Kapolda Riau Segera Copot Kapolres Respons Keresahan Publik, Polda Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba Berbasis Penindakan dan Pengawasan Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba Tim Terpadu Polres Solok Kota Sumatra Barat Gencarkan Penindakan Penambang Emas Ilegal di Nagari Sibarambang PW HIMMAH Riau Desak Kapolda Bertindak Tegas : Copot Kapolres Rohil, Jangan Biarkan “Panipahan Kedua” Terjadi

Kabupaten Solok

Karhutla Tugas BPBD, Damkar Siap Backup Bila Diminta

badge-check


					Karhutla Tugas BPBD, Damkar Siap Backup Bila Diminta Perbesar

Karhutla Tugas BPBD, Damkar Siap Backup Bila Diminta

Arosuka Solok _METROPOS.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meningkat di wilayah Kabupaten Solok menjadi sorotan serius dari berbagai pihak. Kepala BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi, menegaskan bahwa secara regulasi, penanganan karhutla merupakan tanggung jawab utama BPBD di tingkat kabupaten, meski dalam praktiknya melibatkan kolaborasi lintas sektor termasuk Dinas Kehutanan, TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR).

“Penanganan bencana, termasuk karhutla, merupakan tanggung jawab BPBD. Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, khususnya Pasal 18, yang menyebutkan bahwa BPBD dibentuk oleh pemerintah daerah untuk melaksanakan tugas penanggulangan bencana, termasuk bencana non-alam dan bencana alam seperti karhutla,” jelas Irwan Efendi.

Namun, dalam kondisi darurat, masyarakat sering kali langsung melapor ke DAMKAR karena faktor kecepatan respons dan kedekatan lokasi. Menanggapi hal ini, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, H. Elafki, M.M., menyatakan bahwa pihaknya memang pernah memberikan izin langsung kepada petugas Damkar untuk segera turun ke lokasi karhutla demi mencegah risiko lebih besar terhadap permukiman warga.

“Beberapa waktu ke belakang, saya izinkan petugas Damkar turun langsung ke lokasi karhutla dengan pertimbangan potensi merambatnya api ke daerah permukiman yang bisa mengancam keselamatan masyarakat,” ujar H. Elafki.

Namun, ia juga mengungkapkan keprihatinan atas frekuensi karhutla yang terus berulang dan bahkan cenderung terjadi di lokasi yang sama.

“Ini menimbulkan kecurigaan kami bahwa kebakaran ini bukan murni karena faktor alam. Ada dugaan kuat bahwa ada oknum yang sengaja membakar dengan tujuan membuka lahan perkebunan,” tambahnya.

Kondisi tersebut membuat intensitas kerja petugas Damkar semakin padat dan melelahkan.

“Beberapa insiden di lapangan yang menimpa rekan-rekan kami, baik karena kelelahan maupun medan yang sulit, membuat kami harus mulai mempertimbangkan kembali pola penanganan. Kami akan menunggu permintaan resmi dari BPBD sebagai leading sector sebelum mengerahkan personel ke lokasi karhutla,” tegasnya.

Sementara itu, Irwan Efendi juga menyampaikan kondisi yang memprihatinkan terkait minimnya dukungan sarana dan prasarana dalam penanganan karhutla.

“Saat ini, BPBD Kabupaten Solok sama sekali belum memiliki peralatan khusus untuk penanggulangan karhutla. Tidak ada satu pun tangki punggung, selang, ataupun pompa portabel yang bisa kami operasikan di lapangan,” ungkapnya.

Dengan meningkatnya ancaman karhutla dan keterbatasan sumber daya baik dari sisi peralatan maupun tenaga, sinergi antarinstansi menjadi semakin penting. Pemerintah daerah diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap penguatan kapasitas BPBD dan DAMKAR, agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing….(Hal)…

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Riki Chandra Jurnalis Asal Solok, Dilantik Jadi Komisioner KPID Sumbar 2026–2029, Ini Rekam Jejaknya”

16 Maret 2026 - 14:10

Menjelang Munas Akbar V IPJI, Sejumlah Tokoh Nasional Dipastikan Hadir

26 Oktober 2025 - 03:36

Jubir Jon Firman Pandu Sesalkan Pemberitaan Tendensius Salah Satu Media Online

3 Oktober 2025 - 16:34

Sidang Paripurna Sepi, Keseriusan DPRD Kabupaten Solok Dipertanyakan

26 Juni 2025 - 16:50

Bupati Solok Jon Firman Pandu-Candra Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik Yang Lebih Dekat dan Cepat

29 Mei 2025 - 19:08

Trending di Kabupaten Solok